Jumat, 05 Juni 2009
Supergiant stellar - bagian pertama
Bentuk stellar berdasarkan tingkatan evolusinya ada beberapa. Salah satunya disebut Supergiant, yang mana merupakan bintang dengan massa paling besar. Supergiant dapat memiliki massa 10 - 70 massa matahari dan terang dari 30.000 hingga ratusan ribu kali kilau cahaya matahari...
Oleh karena massanya tersebut, waktu hidupnya sangat singkat yaitu hanya 10 sampai 50 juta tahun lamanya dan dan hanya teramati dalam struktur kosmik muda seperti rangkaian tangan dari galaksi yang berbentuk spiral, dan juga galaksi dengan bentuk tak tentu.
Bentuk yang kedua yaitu Red Giant, merupakan bintang yang besar yang tidak termasuk dalam urutan kelompok Stellar K atau M. Dinamai demikian oleh karena tampilan yang kemerahan pada bintang raksasa yang agak dingin.
Sumber : Wikipedia dan Science Daily
Kamis, 04 Juni 2009
Perbintangan - bagian kedua
Fomalhaut adalah bintang putih kebiru-biruan, lebih muda daripada matahari kita dan terletak sekitar 25 tahun cahaya jauhnya. Dikelilingi oleh piringan yang terbungkus yang terbentuk dari partikel debu yang dingin sama dengan partikel sekitar Vega, Beta Pictoris dan Denebola.
Fomalhaut mungkin menyimpan rahasia dari pembentukan sistem planet, cincin berdebunya mirip dengan piringan yang dihasilkan oleh sistem tata surya Edgeworth-Kuiper Belt.
Sebenarnya darimana bintang ini mendapatkan namanya? Well, 'FUM-al-HUT' in Arabic means fish's mouth, and I am told it is pronounced 'foma-low' in English. Well, 'FUM-al-HUT' dalam bahasa Arab berarti mulut ikan, dan diucapkan 'foma-low' dalam bahasa Inggris. Ini memudahkan untuk mengingat karena Fomalhaut tergantung rendah di bagian selatan langit musim gugur.
Ada desas-desus bahwa sistem tata surya kita juga dulunya mungkin terlihat seperti sistem debu Fomalhaut pada empat miliar tahun yang lalu. Orang mungkin akan merasa menikmati mengamati bintang ini - yang lebih dari hanya sebuah api kecil di bagian selatan langit.
Sumber : Star Profile: Fomalhaut"







